Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Oleh : Erie Sudewo (Social Entrepreneur)

Karena cuma menghafal nama dan angka tahun, peristiwanya luput dimaknai. Karena tak tahu peristiwanya, benang merah misteri yang membalut peristiwa dari masa ke masa juga sulit disidik. Karena tak bisa disidik, ke mana bergeraknya juga gagal diprediksi. Karena gagal memprediksi, itu tanda berpikir kritis tak dilatih. Karena tak kritis, salah satu dampaknya anggap sepele sejarah. Karena anggap sepele sejarah, seolah hari esok lepas dari kemarin. Karena tak ada hubungan kemarin dan esok, hari ini kita kebingungan. Karena bingung, jati diri pun lepas. Karena tak mahfum jati diri, krisis identitas makin
parah. Karena krisis identitas, bangsa ini jadi santapan empuk asing. Karena jadi santapan empuk,
mudah sekali diakali. Karena mudah diakali, masa depan bangsa ini tergadai.

Lanjut Baca »

filsafat yunani

filsafat yunani adalah……

iseng

Ketika saya dan rombongan ingin menjumpai seorang tamu di Hotel Piramid Inter Continental, kami melewati (Thariq ad-daairi) Rang Road, agar cepat sampai tujuan. Rombongan kami kebetulan tidak ada yang hafal benerar. Salah satu dari rombongan kami ada yang pernah pergi ke hotel ini, tapi itu dulu, sekarang sudah lupa-lupa ingat. Pada sebuah perempatan kami dihadapkan pada pada tiga pilihan, terus, belok kiri, atau belok kanan. Kami sedikit bersitegang, sebagian ada yang bilang terus, sementara yang lain belok kanan. Karena perkataan salah satu diantara rombongan kami sangat menyakinkan akhirnya kami pilih belok kanan. Tapi setelah mobil berjalan 15 menit, kami semua sepakat bahwa kita telah salah pilih jalan. Kamipun dengan suka rela harus kembali ke titik semula … karena jika diteruskan mungkin kita akan sampai kota Ismailia. sementara teman kami yang bersikeras menganjurkan kami untuk belok kanan terdiam … tidak berkata apa-apa. Lanjut Baca »

nyoba doank

Lanjut Baca »

iseng doank

A. Pendahuluan Timur Tengah selalu diwarnai dengan berbagai macam fenomena sejarah dan politik   yang tak pernah habis untuk di bahas, diteliti dan dibicarakan, karena ia merupakan wilayah yang kaya sejarah, peradaban, warna-warni

Di usia menapaki lebih dari seperempat abad, teman-teman saya sudah ada yang lulus S-2, menjalani karier yang prospektif dan mantap, serta berkeluarga dengan mapan. Membandingkan diri dengan keadaan rekan-rekan seangkatan dan mencoba menganalisa diri ada di posisi mana. Tidak jarang, kita merasa posisi kita masih belum sejajar dengan mereka.

Seorang psikolog mengatakan, jangan pernah membandingkan apa yang ada dalam diri orang lain dengan apa yang kita miliki. Karena biasanya, ini berakhir dengan perasaan buruk. Kalau kita merasa diri lebih baik, akan ada rasa sombong hinggap dalam diri. Akibatnya, merasa sudah cukup melakukan usaha, bahkan berhenti memberikan upaya optimal karena merasa sudah ‘lebih baik’ dari orang lain.Sementara bila sebaliknya, kita lalu akan merasa gagal dan rendah diri, terkadang hadir perasaan inferior dan minder.Lalu apa yang sebaiknya kita lakukan? Lanjut Baca »

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.